Langsung ke konten utama

Persiapan Berkegiatan di Alam Bebas

 Kegiatan aktivitas outdoor atau yang dikenal dengan aktivitas alam bebas akhir ini semakin banyak di gandrungi oleh remaja yang dominan adalah pendatang baru di kegiatan alam bebas, berkembangnya aktivitas selfi di berbagai objek wisata alam juga menjadi magnet bagi para netizen untuk mengunjungi lokasi wisata yang mereka lihat di history media social.

Pada tahun 90,an kegiatan alam bebas masih banyak di gandrungi oleh mereka yang dominan bergabung dengan berbagai organisasi pengiat alam di Kampus maupun organisasi exsternal yang dikenal dengan Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) atau Kelompok Pecinta Alam (KPA) dimana setiap anggota baru telah dibekali dengan pengenalan aktivitas melalui kegiatan pendidikan dasar seperti pengenalan peralatan dan mengantisipasi resiko berkegiatan di alam bebas yang terkenal exstreme.

Boomingnya pendatang baru di dunia petualangan di Alam bebas di satu sisi memang mendatangkan pengunjung di berbagai lokasi wisata alam di sisi lain tidak adanya pengalaman dan minimnya pengetahuan tentang resiko berkegiatan di alam terbuka sehingga akhir -- akhir ini banyak kita dengan korban kecelakan bahkan merengut nyawa di berbagai Gunung di Indonesia,

Di sini saya mencoba memberikan beberapa trik yang harus dilakukan sebelum beraktivitas di alam bebas berdasarkan pengalaman penulis selama lebih 5 Tahun beraktivitas di salah satu organisasi Pecinta alam di Jambi.

  • Pengenalam dan orientasi medan.
  • Informasi awal tentang daerah tujuan mutlak harus di peroleh dengan mudahnya akses internet saat ini informasi ini bisa di peroleh dari searching Goegle berbeda dengan saat saya beraktivitas dulu untuk mencari informasi kita harus menemui salah satu orang yang sudah pernah berkunjung ke lokasi yang menjadi tujuan, informasi awal yang di perlukan adalah akses menuju lokasi, cuaca serta kontak person yang bisa membatu dalam perjalanan sehingga kendala yang ditemui bisa di kurangi karena informasi awal ini.
  • Persiapan biaya dan Peralatan yang standar.
  • Meski dalam melakukan perjalanan keluar rumah uang merupakan kebutuhan utama tapi harus d ingat tidak semua persoalan bisa kita selesaikan dengan uang jika anda berada di kawasan hutan dan bertemu cuaca exstreme di alam bebas uang ini tidak ada artinya seberapa pun uang yanga da d kantong, peralatan standar ini lah yang akan membantu harus di ingat jika mendaki gunung tenda yang tidak bocor jika hujan slepping bag yang tebal ini lebih mewah dari uang jutaan di Kantong, kebutuhan peralatan disesuaikan dengan kegiatan apa yang akan kita lakukan, jika melakukan pendakian gunung tenda standar, jaket ,sleeping bag peralatan masak dan logistik dan lain -- lain harus disiapkan sehingga tidak kita dengar ada pengiat aktivitas di alam bebas kedinginan dan tidur seadanya di alam bebas ini akan berakibat fatal ini akan merepotkan banyak orang  yang berada di kaki gunung .
  • Memilih anggota atau teman Pejalanan yang tepat.
  • Teman perjalanan yang asyik menjadi kenikmatan sendiri dalam melakukan aktivitas di Luar rumah karena jelas ini adalah orang terdekat kita selain keluarga yang menunggu dirumah, berangkat dengan teman yang tidak tepat sering kali menjadi penyebab gagalnya dalam perjalanan karena cekcok di jalan dan bertahan dengan ego masing -- masing, bahkan akhir ini banyak kita dengar beberapa petualang di alam bebas tersesat karena terpisah dengan team bahkan ada yang diperlakukan tidak baik oleh salah satu anggota team, sejatinya perjalanan di alam bebas adalah untuk mengikat hubungan emosional antara team karena team perjalanan adalah adik, kakak bahkan penganti orang tua dalam perjalanan, mencari teman perjalanan yang sudah berpengalaman dan sudah pernah melakukan aktivitas di tujuan menjadi nilai yang sanggat plus bagi team, hindari melakukan perjalanan sesama pemula apalagi seumuran hehehe.
  • Tujuan terakhir Perjalanan adalah kembali Pulang.
  • Ini harus menjadi catatan penting saat melakukan perjalanan di alam bebas tujuan perjalanan adalah kembali Pulang, sehingga ambisi yang terlalu berlebihan bisa di redam saat melakukan perjalan pendakian gunung misalnya di saat cuaca tidak mendukung untuk melanjutkan perjalanan banyak yang memaksa harus tetap ke puncak dengan alas an tangung karena sudah jauh -- jauh datang, sehingga terjadi hal fatal bahkan merengut nyawa harus di ingat di rumah ada keluarga yang menunggu mu kembali dengan senyuman jangan memaksakan sesuatu jika factor alam tidak mendukung.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mandalawangi

 " Lembah Kasih Mandalawangi"  Mandalawangi-Pangrango Senja ini, ketika matahari turun Ke dalam jurang-jurangmu Aku datang kembali Ke dalam ribaanmu, dalam sepimu Dan dalam dinginmu Walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna Aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan Dan aku terima kau dalam keberadaanmu Seperti kau terima daku Aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi Sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada Hutanmu adalah misteri segala Cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta Malam itu ketika dingin dan kebisuan Menyelimuti Mandalawangi Kau datang kembali Dan bicara padaku tentang kehampaan semua “hidup adalah soal keberanian, Menghadapi yang tanda tanya Tanpa kita bisa mengerti, tanpa kita bisa menawar Terimalah, dan hadapilah” Dan antara ransel-ransel kosong Dan api unggun yang membara Aku terima itu semua Melampaui batas-batas hutanmu Aku cinta padamu Pangrango Karena aku cinta pada keberanian hidup Djakarta 19-7-1966 Soe Hok Gie

Perbedaan Pendaki Jaman Dulu dan Pendaki “Jaman Now”

  Mendaki gunung adalah salah satu kegiatan di alam terbuka. Karena tidak semua orang menyukai aktivitas ini, pendakian gunung masuk dalam kegiatan minat khusus. Kegiatan pendakian gunung kian hari semakin berkembang dan jadi semakin diminati. Tentu saja ada perbedaan antara jaman dulu dan sekarang. Perbedaan tersebut sebenarnya bisa dijadikan sebagai bahan perbandingan agar para pendaki tetap mengedepankan keselamatan dan kelestarian lingkungan. Inilah tujuh perbedaan pendaki jaman dulu dan pendaki  jaman now  versi saya: 1. Jumlah Pendaki jaman dulu secara jumlah lebih sedikit dibandingkan dengan sekarang. Dulu hanya orang-orang tertentu saja yang menyukai kegiatan ini, terutama mereka yang tergabung dalam organisasi pencinta alam, misalnya mahasiswa pencinta alam. Sekarang, pendakian gunung tidak hanya digeluti oleh orang-orang yang tergabung dalam organisasi pencinta alam saja. Siapa pun yang ingin mendaki gunung bisa dengan mudah melakukannya. 2. Skill dan pengetahua...

Pilihan Tempat Camping Keluarga di Bandung.

  Siapa nih yang akhir tahun ini akan berlibur bersama keluarga? camping keluarga? kenapa tidak? bisa banget dilakukan loh gengs. Wisata Camping keluarga sekarang sedang banyak digandrungi oleh seluruh kalangan. Pasalnya, camping keluarga ini dapat dilakukan tidak hanya di Gunung saja, tetapi di camping ground yang ada di sekitar kita. Coba, yuk saya tunjukin beberapa rekomendasi tempat yang cocok untuk camping keluarga di Bandung. Gunung Putri, Lembang Anak gaul Bandung pasti tau nih gunung putri, lembang. Di lembang, ada sebuah tempat camping yang dinamakan gunung Putri. tempat ini cocok sekali untuk kalian yang ingin bercamping ria bersama keluarga, kenapa? suasana gunung nya sudah jelas tidak perlu diragukan lagi, udara pegunungan pun mantap sekali, dan ditemani pemandangan  city light  yang indah pun menjadi daya tarik tersendiri loh Areingers. Tempatnya pun tidak terlalu sulit di jangkau. Tempat parkir baik untuk motor atau mobil pun tersedia. Jadi ini merupakan tem...