Langsung ke konten utama

Bukti Kekayaan di Tanah Papua, Danau Sentani.

 pernahkah kalian ke Wilayah Indonesia paling Timur, Papua? Tanah papua memang sangat mengesankan, langit yang berbeda di banding wilayah Indonesia manapun, bukan hanya itu. Sumber daya Alam yang sangat indah ini menjadi daya tarik bagi semua orang, tidak hanya orang Indonesia loh, Wisatawan Internasional pun berdatangan ke Papua hanya untuk menikmati kekayaan alam Indonesia ini.

Di tanah Papua, Danau Sentani merupakan salah satu keindahan alam yang patut dinikmati selain Raja Ampat ya Areingers. Jadi jangan cuma kenal Raja Ampatnya saja nih.. masih banyak keindahan alam di tanah Papua. Danau sentani berada tidak hauh dari ibu kota Papua. Danau sentani memiliki luas 9.360 hektar dengan ketinggian 75 MPDL. dan yang mengesankan adalah dikelilingi oleh 22 pulau yang sangat indah, biru nya air di danau ini menjamin kenikmatan yang hakiki untuk kalian 

Apa saja yang bisa kalian lakukan di kawasan Danau Sentani? Bukan hanya berenang atau bermain di sekitar danau loh areingers. Kalian dapat menikmati keindahan danau Sentani dengan menaiki perahu dan singgat di salah satu pulau yang ada disana. Perahu-perahu ini disediakan di Dermaga Kalkothe, Dan anda akan diajak oleh pemandu setempat untuk mengunjungi pulau terdekat disitu.

Kalau sudah ada disini, jangan lupa untuk menikmati kulinernya ya gengs. Sagu adalah makanan pokok bagi masyarakat Papua. Jika berlibur ke danau ini, kalian bisa melihat juga proses pembuatan sagu di Desa Abar. Jangan lupa juga untuk mencicipi bubur sagu yang dikenal dengan nama Papeda. Dinikmati bersama kuah kuning berisi ikan. aduh.. jadi ngiler deh mimin.

sekarang kalian tahu nih selain Raja Ampat, ada juga kan keindahan alam di Papua. Ini hanya satu yang saya sebutkan. Masih banyak lagi loh kekayaan yang ada di tanah Papua. Yuk kita kunjungi Papua. 


Salam Lestari!




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mandalawangi

 " Lembah Kasih Mandalawangi"  Mandalawangi-Pangrango Senja ini, ketika matahari turun Ke dalam jurang-jurangmu Aku datang kembali Ke dalam ribaanmu, dalam sepimu Dan dalam dinginmu Walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna Aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan Dan aku terima kau dalam keberadaanmu Seperti kau terima daku Aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi Sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada Hutanmu adalah misteri segala Cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta Malam itu ketika dingin dan kebisuan Menyelimuti Mandalawangi Kau datang kembali Dan bicara padaku tentang kehampaan semua “hidup adalah soal keberanian, Menghadapi yang tanda tanya Tanpa kita bisa mengerti, tanpa kita bisa menawar Terimalah, dan hadapilah” Dan antara ransel-ransel kosong Dan api unggun yang membara Aku terima itu semua Melampaui batas-batas hutanmu Aku cinta padamu Pangrango Karena aku cinta pada keberanian hidup Djakarta 19-7-1966 Soe Hok Gie

Perbedaan Pendaki Jaman Dulu dan Pendaki “Jaman Now”

  Mendaki gunung adalah salah satu kegiatan di alam terbuka. Karena tidak semua orang menyukai aktivitas ini, pendakian gunung masuk dalam kegiatan minat khusus. Kegiatan pendakian gunung kian hari semakin berkembang dan jadi semakin diminati. Tentu saja ada perbedaan antara jaman dulu dan sekarang. Perbedaan tersebut sebenarnya bisa dijadikan sebagai bahan perbandingan agar para pendaki tetap mengedepankan keselamatan dan kelestarian lingkungan. Inilah tujuh perbedaan pendaki jaman dulu dan pendaki  jaman now  versi saya: 1. Jumlah Pendaki jaman dulu secara jumlah lebih sedikit dibandingkan dengan sekarang. Dulu hanya orang-orang tertentu saja yang menyukai kegiatan ini, terutama mereka yang tergabung dalam organisasi pencinta alam, misalnya mahasiswa pencinta alam. Sekarang, pendakian gunung tidak hanya digeluti oleh orang-orang yang tergabung dalam organisasi pencinta alam saja. Siapa pun yang ingin mendaki gunung bisa dengan mudah melakukannya. 2. Skill dan pengetahua...

Tips Mengurangi Penggunaan Plastik, Solusi Kebersihan Gunung.

  setiap kita menggunakan plastik, itu artinya adalah kita ikut menyumbangkan setitik benda yang tidak bisa didaur ulang untuk bumi kita. Dan jika tidak dapat didaur ulang untuk bumi kita, maka kita juga ikut tidak memperdulikan kebersihan lingkungan, pemeliharaan alam dan juga hal yang paling menyeramkan adalah penumpukan plastik yang dapat merusak alam kita. Setiap kita mengurangi penggunaan plastik, maka kejadian diatas bisa kita kurangi. Maka kita harus dan wajib mengurangi penggunaan plastik untuk kebutuhan kita sehari-hari. Nah areingers, seberapa besar penggunaan plastik kalian jika mendaki gunung? Yuk kita coba untuk kurangi. - Gunakan Tas Lipat Untuk mengurangi ruang di carrier kita, biasanya kita menggunakan plastik karena bisa dilipat. Nah Areingers, kita dapat menggunakan tas lipat untuk mengurangi penggunaan plastik, sama-sama bisa dilipat, lebih aman dan juga jika digunakan bisa muat lebih banyak dibandingkan plastik, dan juga tidak mudah rusak. - Gunakan Plastik Daur...