Langsung ke konten utama

Mahasiswa Pecinta Alam

 Mahasiswa Pecinta Alam atau yang lebih kita kenal sebagai Mapala merupakan organisasi yang berfokuskan pada kegiatan di ruangan terbuka atau di alam bebas. 

Mapala adalah organisasi yang sangat cocok untuk kalian yang senang berkegiatan dialam terbuka, karena didalam mapala akan mengajarkan bagaimana bertahan atau berkegiatan dialam terbuka secara baik dan benar. 

dalam organisasi mahasiswa pecinta alam (MAPALA) biasanya berkonsentrasi pada 4 Divisi 

1. Gunung - Hutan 

Divisi ini biasanya ktia akan diajarkan bagaiman teknik bertahan hidup pada hutan tertutup atau yang lebih kita kenal dengan yang namanya teknik Survival. 
disana juga kita di ajarkan untuk membaca kompas untuk membuka jalur pendakian pada suatu gunung yang memiliki hutan rimbun atau hutan rapat. kita diajarkan bernavigasi darat pada divisi Gunung-Hutan yang sangat membantu ketika kita melakukan pendakian dan tersesat pada hutan gunung tersebut. 

2. Panjat Tebing (Rock Climbing) 

dalam divisi ini kita diajarkan untuk menaklukan tebing-tebing yang terdapat di nusantara atau bahkan di berbagai macam belahan dunia. dalam divisi ini kita diajarkan teknik memanjat tebing dengan baik dan benar agar terhindar dari cedera. 

3. Susur Sungai 

susur sungai adalah divisi yang kerap kali melakukan ekspedisi untuk menyusuri berbagai macam sungai, biasanya dalam ekspedisi ini para anggota menyusuri sungai selama berhari - hari. 

4. Susur Goa 

lain hal nya dengan susur sungai, Susur gao berfokuskan untuk menyusuri goa goa yang terdapat pada nusantara, ekspedisi ini mengajarkan kita dan mengenali kita apa yang terdapat didalam Goa. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mandalawangi

 " Lembah Kasih Mandalawangi"  Mandalawangi-Pangrango Senja ini, ketika matahari turun Ke dalam jurang-jurangmu Aku datang kembali Ke dalam ribaanmu, dalam sepimu Dan dalam dinginmu Walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna Aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan Dan aku terima kau dalam keberadaanmu Seperti kau terima daku Aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi Sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada Hutanmu adalah misteri segala Cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta Malam itu ketika dingin dan kebisuan Menyelimuti Mandalawangi Kau datang kembali Dan bicara padaku tentang kehampaan semua “hidup adalah soal keberanian, Menghadapi yang tanda tanya Tanpa kita bisa mengerti, tanpa kita bisa menawar Terimalah, dan hadapilah” Dan antara ransel-ransel kosong Dan api unggun yang membara Aku terima itu semua Melampaui batas-batas hutanmu Aku cinta padamu Pangrango Karena aku cinta pada keberanian hidup Djakarta 19-7-1966 Soe Hok Gie

Perbedaan Pendaki Jaman Dulu dan Pendaki “Jaman Now”

  Mendaki gunung adalah salah satu kegiatan di alam terbuka. Karena tidak semua orang menyukai aktivitas ini, pendakian gunung masuk dalam kegiatan minat khusus. Kegiatan pendakian gunung kian hari semakin berkembang dan jadi semakin diminati. Tentu saja ada perbedaan antara jaman dulu dan sekarang. Perbedaan tersebut sebenarnya bisa dijadikan sebagai bahan perbandingan agar para pendaki tetap mengedepankan keselamatan dan kelestarian lingkungan. Inilah tujuh perbedaan pendaki jaman dulu dan pendaki  jaman now  versi saya: 1. Jumlah Pendaki jaman dulu secara jumlah lebih sedikit dibandingkan dengan sekarang. Dulu hanya orang-orang tertentu saja yang menyukai kegiatan ini, terutama mereka yang tergabung dalam organisasi pencinta alam, misalnya mahasiswa pencinta alam. Sekarang, pendakian gunung tidak hanya digeluti oleh orang-orang yang tergabung dalam organisasi pencinta alam saja. Siapa pun yang ingin mendaki gunung bisa dengan mudah melakukannya. 2. Skill dan pengetahua...

Tips Mengurangi Penggunaan Plastik, Solusi Kebersihan Gunung.

  setiap kita menggunakan plastik, itu artinya adalah kita ikut menyumbangkan setitik benda yang tidak bisa didaur ulang untuk bumi kita. Dan jika tidak dapat didaur ulang untuk bumi kita, maka kita juga ikut tidak memperdulikan kebersihan lingkungan, pemeliharaan alam dan juga hal yang paling menyeramkan adalah penumpukan plastik yang dapat merusak alam kita. Setiap kita mengurangi penggunaan plastik, maka kejadian diatas bisa kita kurangi. Maka kita harus dan wajib mengurangi penggunaan plastik untuk kebutuhan kita sehari-hari. Nah areingers, seberapa besar penggunaan plastik kalian jika mendaki gunung? Yuk kita coba untuk kurangi. - Gunakan Tas Lipat Untuk mengurangi ruang di carrier kita, biasanya kita menggunakan plastik karena bisa dilipat. Nah Areingers, kita dapat menggunakan tas lipat untuk mengurangi penggunaan plastik, sama-sama bisa dilipat, lebih aman dan juga jika digunakan bisa muat lebih banyak dibandingkan plastik, dan juga tidak mudah rusak. - Gunakan Plastik Daur...