Langsung ke konten utama

GUNUNG BUKIT RAYA

Bukit Raya atau Gunung Raya adalah sebuah gunung yang terletak di Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah. Gunung ini adalah gunung tertinggi di Kalimantan yang masuk dalam wilayah Indonesia. Kawasan sekitar Bukit Raya menjadi cagar alam, dan bersama-sama dengan Cagar Alam Bukit Baka di Kalimantan Barat merupakan Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya.

Gunung ini dapat dicapai melalui dua jalur yang terdapat di dua provinsi berbeda, yaitu Desa Kasongan di Kalimantan Tengah dan Desa Rantau Malam di Kalimantan Barat. Jalur Rantau Malam lebih sering dipilih para pendaki dibandingkan dengan jalur Kasongan, karena informasi pendakian melalui jalur ini lebih jelas, juga transportasi yang digunakan menuju Desa Rantau Malam lebih mudah diperoleh. Dari Kota Pontianak, para pendaki harus melakukan perjalanan darat menuju Nanga Pinoh, setelah itu berganti moda transportasi menjadi sebuah speed boat yang digunakan untuk mengarungi Sungai Melawi menuju Serawai, Jelundung dan Rantau Malam.


Pendakian dimulai dari Resort TNBB-BR di Rantau Malam, atau untuk mempersingkat waktu pendakian bisa juga menggunakan jasa ojek sampai pos Korong HP. Uniknya, sebelum pendakian dimulai, diharuskan untuk melakukan sebuah ritual adat bernama ‘Ngukuih Hajat’. Ritual adat ini dimaksudkan untuk menguatkan semangat para pendaki agar selalu diberikan keselamatan serta kekuatan lahir dan bathin sepanjang pendakian hingga kembali. Jalur pendakian Gunung Bukit Raya bisa dibilang masih sangat rapat dan minim petunjuk, oleh karena itu sangat dibutuhkan jasa guide untuk mempermudah jalannya pendakian. Dalam waktu satu tahun, tidak lebih dari 50 grup terdaftar yang melakukan pendakian ke gunung ini.



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mandalawangi

 " Lembah Kasih Mandalawangi"  Mandalawangi-Pangrango Senja ini, ketika matahari turun Ke dalam jurang-jurangmu Aku datang kembali Ke dalam ribaanmu, dalam sepimu Dan dalam dinginmu Walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna Aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan Dan aku terima kau dalam keberadaanmu Seperti kau terima daku Aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi Sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada Hutanmu adalah misteri segala Cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta Malam itu ketika dingin dan kebisuan Menyelimuti Mandalawangi Kau datang kembali Dan bicara padaku tentang kehampaan semua “hidup adalah soal keberanian, Menghadapi yang tanda tanya Tanpa kita bisa mengerti, tanpa kita bisa menawar Terimalah, dan hadapilah” Dan antara ransel-ransel kosong Dan api unggun yang membara Aku terima itu semua Melampaui batas-batas hutanmu Aku cinta padamu Pangrango Karena aku cinta pada keberanian hidup Djakarta 19-7-1966 Soe Hok Gie

Perbedaan Pendaki Jaman Dulu dan Pendaki “Jaman Now”

  Mendaki gunung adalah salah satu kegiatan di alam terbuka. Karena tidak semua orang menyukai aktivitas ini, pendakian gunung masuk dalam kegiatan minat khusus. Kegiatan pendakian gunung kian hari semakin berkembang dan jadi semakin diminati. Tentu saja ada perbedaan antara jaman dulu dan sekarang. Perbedaan tersebut sebenarnya bisa dijadikan sebagai bahan perbandingan agar para pendaki tetap mengedepankan keselamatan dan kelestarian lingkungan. Inilah tujuh perbedaan pendaki jaman dulu dan pendaki  jaman now  versi saya: 1. Jumlah Pendaki jaman dulu secara jumlah lebih sedikit dibandingkan dengan sekarang. Dulu hanya orang-orang tertentu saja yang menyukai kegiatan ini, terutama mereka yang tergabung dalam organisasi pencinta alam, misalnya mahasiswa pencinta alam. Sekarang, pendakian gunung tidak hanya digeluti oleh orang-orang yang tergabung dalam organisasi pencinta alam saja. Siapa pun yang ingin mendaki gunung bisa dengan mudah melakukannya. 2. Skill dan pengetahua...

Pilihan Tempat Camping Keluarga di Bandung.

  Siapa nih yang akhir tahun ini akan berlibur bersama keluarga? camping keluarga? kenapa tidak? bisa banget dilakukan loh gengs. Wisata Camping keluarga sekarang sedang banyak digandrungi oleh seluruh kalangan. Pasalnya, camping keluarga ini dapat dilakukan tidak hanya di Gunung saja, tetapi di camping ground yang ada di sekitar kita. Coba, yuk saya tunjukin beberapa rekomendasi tempat yang cocok untuk camping keluarga di Bandung. Gunung Putri, Lembang Anak gaul Bandung pasti tau nih gunung putri, lembang. Di lembang, ada sebuah tempat camping yang dinamakan gunung Putri. tempat ini cocok sekali untuk kalian yang ingin bercamping ria bersama keluarga, kenapa? suasana gunung nya sudah jelas tidak perlu diragukan lagi, udara pegunungan pun mantap sekali, dan ditemani pemandangan  city light  yang indah pun menjadi daya tarik tersendiri loh Areingers. Tempatnya pun tidak terlalu sulit di jangkau. Tempat parkir baik untuk motor atau mobil pun tersedia. Jadi ini merupakan tem...