halooo kembali lagi saya akan membahas brand outdoor yang paling sering digunakan para penggiat alam di indonesia, Selain eiger yang sebelum nya sudah sedikit saya jelaskan. Consina juga merupakan produk asli buatan pribumi atau produk lokal indonesia.
Tas pinggang. Memang dulu enggak ada orang yang bikin seperti itu, jadi sangat bagus waktu itu laku. Akhirnya saya mencari orang buat menjahit segala macam, kemudian juga mencari bahu baku.
Bahan bakunya dulu pertama dari bahan-bahan limbah, limbah pabrik-pabrik yang saya bilang produksi barang-barang luar itu. Jadi limbahnya ada, enggak tahu waktu itu bahan bagus yang seperti itu enggak ada di Indonesia saja. Jadi saya pakai limbah.
Bikin saat itu orang melihat produk Consina itu disangka orang dari merek luar negeri, jadi dari situ bahan dari limbah karena bagus, jadi startnya sangat bagus, jadi kita produksi apa saja dulu habis terus.
Kalo enggak salah dulu sudah 50 pcs, itu cepet habisnya. Jahit sendiri, mencari tukang jahit, tukang jahitnya juga kita ambil dari pabrik besar, jadi saya melihat kemampuan pada saat itu tenaga kerja kita produksi sudah sangat bagus.
Halangannya kan banyak. Macam-macam. Jadi ketika pesanan semakin banyak terus diperparah tahun 1999, ya setelah itu tahun 2000 pabrik produk luar negeri itu pindah semua. Setelah krisis itu, pindah semua, ada yang ke Vietnam ada yang ke mana, jadi saya enggak bisa pakai bahan baku, nyari juga susah. Sulit.
Saat itu internet juga masih belum sebagus sekarang. Cari informasi susah. Kita mau ke Cina, tidak tahu Cina di daerah mananya buat beli bahan. Saat itu kita akhirnya pakai bahan yangg kurang bagus, jadi kualitasnya menurun.
Akhirnya beberapa tahun setelah itu saya ke pameran di Cina. Lihat datang cari bahan bakunya, begitu dapet dari situ kita mulai produksi lagi. Saat itu juga ada toko-toko outdoor di Jakarta di bebrapa daerah lagi mulai bangun.
Dengan produksi yang makin banyak, jualnya juga tidak terlalu mudah, karena saingan juga sudah mulai datang. Saat itu pengusaha order tdak terlalu banyak, tapi kita dari dulu bikinnya selalu spesial, karena kita dulu sering. Waktu itu juga temen-temen sudah berlangganan, banyak referensi majalah maupun katalog outdoor. Jad design kita selalu mengikuti prodak luar.
Consina itu dari sejak berdiri sampai tiga tahun lalu itu, kita selalu kehabisan barang. Selalu produksi tidak pernah cukup, sampe tiga thn lalu itu, tidak bisa terpenuhi, kualitas produksi selalu berkurang.
Kita mulai memasarkan dari tim marketing harus lebih ekstra karena persaingan pertumbuhan terus juga yangg mungkin sekarang tiket pesawat juga mahal, tetapi ya kreativitas tetap terus harus di bangun.
Karena ini dulu dari kakak saya. Jadi waktu saya tidak tahu, karena kakak saya ada beberapa orang. Dari nama orang semua dan menjadi singkatan Consina alias Cornelius, Simon dan Nathan. Jadi mereka rencana bertiga mau bikin usaha bareng yang akan dikasih nama Consina. Tapi kalau saya ditanya, Consina itu saya jawab Conservation of Indonesia.

Komentar
Posting Komentar