Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat: Menikmati Pesona Hutan Mati – Dari sekian banyak tempat wisata yang ada di Bumi Nusantara,
Gunung Papandayan merupakan salah satu yang cukup populer di kalangan masyarakat, terutama kaum urban yang berdomisili di Jakarta, Bandung, Bogor, dan sekitarnya.
Wisata alam selalu mampu memberikan kesan yang menyenangkan, dan tentunya menyejukkan, sehingga setiap orang pasti akan menikmatinya.
Gunung Papandayan pun menyajikan suasana alam yang sedemikian menyejukkan, menyuguhkan pengalaman mendaki yang tidak terlalu susah untuk dilalui. Mari kita mengenali Gunung Papandayan lebih lengkap lagi.
Gunung Papandayan terletak di Kecamatan Cisurupan, Garut, Jawa Barat, dengan ketinggian 2.622 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung ini terletak di sebelah Tenggara Kota Bandung, dengan jarak sekitar 70 Km.
Gunung ini memiliki beberapa kawah yang cukup aktif seperti Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak, dan Kawah Manuk, sehingga kita akan ditemani dengan bebauan belerang ketika trekking melewatinya.
Sebagian besar kawasan Gunung Papandayan diselimuti oleh bebatuan Yang menarik, Gunung Papandayan ini terbilang cukup mudah untuk didaki karena jalur pendakiannya tidaklah terlalu curam dan gunung ini sendiri tidak terlalu tinggi menjulang.
Gunung Papandayan dewasa ini sudah jauh lebih maju dibandingkan yang mungkin selama ini kamu ingat. Karena sudah dikelola oleh pihak swasta, Gunung Papandayan sudah mengalami perombakan di sana-sini.
Namun, tiket masuk Gunung Papandayan menurutku pribadi masih terjangkau, apalagi untuk berwisata sejenak.
Fasilitas yang ada pun sudah cukup lengkap untuk sebuah gunung, mulai dari tempat parkir yang memadai, tempat makan yang terjangkau, toilet umum yang bersih, pemandian air panas, hingga gazebo yang nyaman untuk disinggahi.
Selain itu, apabila pendaki tidak cukup persiapan, terdapat tempat penyewaan peralatan gunung di basecamp.
Secara keseluruhan, gunung ini sudah menyajikan kenyamanan bagi setiap pendaki, hanya saja bagiku pribadi terlalu nyaman untuk sebuah pendakian yang ‘serius’.
Alhasil, mendaki Gunung Papandayan tidak lagi dipandang sebagai pendakian yang umum dilakukan untuk menaklukkan sebuah gunung.
Tingkat survival-nya sudah kurang terasa, namun setiap gunung memiliki risiko dan tingkat kesulitannya sendiri, sesuatu yang masih dikantongi oleh gunung ini.

Komentar
Posting Komentar