Langsung ke konten utama

Gunung Gede Pangarango


 Pendakian Gede Pangrango via jalur Gunung Putri adalah pendakian dengan jalur berat. Hampir di setiap trek adalah jalur menanjak dan sedikit sekali jalan datar. Gunung Gede Pangrango memiliki 3 jalur pendakian resmi yaitu jalur Cibodas, jalur Gunung Putri dan jalur Selabintana. Jalur Cibodas adalah pilihan favorit pertama karena di jalur ini terdapat banyak spot wisata alam yang sangat bagus, dan sumber air berlimpah. Sedangkan jalur Gunung Putri adala jalur yang berat namun kita akan bertemu dengan salah satu pos yang paling bagus dari semua pendakian yakni Alun-Alun Surya Kencana. Adalah lahan yang sangat luas dipenuhi bunga edelweiss dan rerumputan seluas mata memlihat, dan tempat favorit mendirikan tenda bagi para pendaki.

Akomodasi menuju basecamp pendakian via jalur Gunung Putri cukup mudah. Pada dasarnya lokasinya berdekatan dengan jalur Cibodas. Kita bisa menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum, turun di Pasar Cipanas lalu dilanjutkan menuju Gunung Putri.Karena di kawasan Cianjur khususnya kaki gunung Gede Pangrango memiliki cuaca yang super dingin maka persiapkan terlebih dahulu pakaian yang tebal. Tiket masuk menuju Gunung Gede Pangrango Rp 35.000/orang .Gunung api Gede Pangrango menjadi salah satu gunung favorit para pendaki dan menjadi destinasi banyak wisatawan dari seluruh Indonesia terutama pulau Jawa. Hal tersebut dimaklumi karena gunung Gede Pangrango merupakan Taman Nasional yang isinya adalah wisata alam yang sangat indah dan memiliki kekayaan alam yang dilindungi, ditambah lagi lokasinya yang dekat dengan kota-kota besar di Jawa Barat seperti Bandung dan juga Jabodetabek.

Perjalanan awal berangkat dari basecamp sampai pos pertama yaitu Legok Leunca (artinya=selamat datang) memakan waktu 1 jam perjalanan. Trek awal didominasi oleh perkebunan dan sawah-sawah, jalan masih datar agak menanjak. Dari perjalanan awal ini akan nampak Gunung Putri dari kejauhan.

Legok leunca - Buntut Lutung (1.5 jam)

Selanjutnya menuju pos Buntut Lutung memakan waktu 1,5 jam. Tidak seperti jalur Cibodas yang kaya akan sumber air di setiap perjalanannya. Di jalur Gunung Putri jarang ditemui sumber air. Perjalanan menuju pos Buntut Lutung semakin berat.

Buntut Lutung - Lawang Sekateng (1.5 jam) 

Dilanjutkan menuju pos Lawang Sekateng, di jalur ini bisa dibilang jalur paling berat selama perjalanan mendaki gunung Gede Pangrango via jalur Gunung Putri. Trek yang terus menanjak dan tanpa bidang datar sekalipun. Dipenuhi bebatuan dan akar-akar pohon yang lebat.

Lawang Sekateng - Simpang Maleber (1.5 jam) 

Selanjutnya perjalanan masih juga berat. Trek menanjak dan kanan-kiri pepohohan rimbun khas Jawa Barat. Menuju pos Simpang Maleber membutuhkan waktu perjalanan 1,5 jam.

Simpang Maleber - Alun Alun Surya Kencana (1 Jam)

Dari Simpang Maleber sejam kemudian kita akan bertemu dengan surganya Gunung Gede Pangrango yakni Alun-Alun Surya Kencana. Nah, di sinilah semua rasa lelah dan letih para pendaki akan terbayar lunas.

Alun-Alun Surya Kencana adalah lahan yang luas dan di tengahnya mengalir aliran sungai kecil dari puncak gunung Gede. Di sekitarnya ditumbuhi Bunga Edelweiss, dan rerumputan sepanjang mata memandang. Di tempat inilah favorit pendaki untuk mendirikan tenda dan bermalam. Untuk besok dini hari-nya summit attas mendaki puncak.

Alun Alun Surya Kencana - Puncak Gede (30 Menit)

Dari alun-alun menuju puncak Gede bisa dicapai dalam 30 menit sampai 45menit.

Total Waktu Pendakian 

kita kalkulasikan waktu perjalanan mendaki menjadi,
Basecamp – Legok Leunca (1 jam)
Legok Leunca – Buntut Lutung (1,5jam)
Buntut Lutung – Lawang Sekateng (1,5jam)
Lawang Sekateng – Simpang Maleber (1,5jam)
Simpang Maleber – Alun-alun Surya Kencana Timur (1jam)
Alun-alun Surya Kencana – Puncak Gunung Gede (30 menit)
TOTAL = 7 jam. perjalanan mendaki di luar istirahat dan bermalam. Untuk perjalanan sampai ke puncak Pangrango harus melalui jalur Cibodas. Perjalan turun via Gunung Putri rata-rata memakan waktu 4-5 jam saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pilihan Tempat Camping Keluarga di Bandung.

  Siapa nih yang akhir tahun ini akan berlibur bersama keluarga? camping keluarga? kenapa tidak? bisa banget dilakukan loh gengs. Wisata Camping keluarga sekarang sedang banyak digandrungi oleh seluruh kalangan. Pasalnya, camping keluarga ini dapat dilakukan tidak hanya di Gunung saja, tetapi di camping ground yang ada di sekitar kita. Coba, yuk saya tunjukin beberapa rekomendasi tempat yang cocok untuk camping keluarga di Bandung. Gunung Putri, Lembang Anak gaul Bandung pasti tau nih gunung putri, lembang. Di lembang, ada sebuah tempat camping yang dinamakan gunung Putri. tempat ini cocok sekali untuk kalian yang ingin bercamping ria bersama keluarga, kenapa? suasana gunung nya sudah jelas tidak perlu diragukan lagi, udara pegunungan pun mantap sekali, dan ditemani pemandangan  city light  yang indah pun menjadi daya tarik tersendiri loh Areingers. Tempatnya pun tidak terlalu sulit di jangkau. Tempat parkir baik untuk motor atau mobil pun tersedia. Jadi ini merupakan tem...

Bukti Kekayaan di Tanah Papua, Danau Sentani.

  pernahkah kalian ke Wilayah Indonesia paling Timur, Papua? Tanah papua memang sangat mengesankan, langit yang berbeda di banding wilayah Indonesia manapun, bukan hanya itu. Sumber daya Alam yang sangat indah ini menjadi daya tarik bagi semua orang, tidak hanya orang Indonesia loh, Wisatawan Internasional pun berdatangan ke Papua hanya untuk menikmati kekayaan alam Indonesia ini. Di tanah Papua, Danau Sentani merupakan salah satu keindahan alam yang patut dinikmati selain Raja Ampat ya Areingers. Jadi jangan cuma kenal Raja Ampatnya saja nih.. masih banyak keindahan alam di tanah Papua. Danau sentani berada tidak hauh dari ibu kota Papua. Danau sentani memiliki luas 9.360 hektar dengan ketinggian 75 MPDL. dan yang mengesankan adalah dikelilingi oleh 22 pulau yang sangat indah, biru nya air di danau ini menjamin kenikmatan yang hakiki untuk kalian  Apa saja yang bisa kalian lakukan di kawasan Danau Sentani? Bukan hanya berenang atau bermain di sekitar danau loh areingers. Kali...

KALIMAT YANG BIASA DI DENGAR SAAT NAIK GUNUNG.

Nah teman-teman saya ingin sharing lagi nih tentang pengalaman saya mendaki gunung tapi yang akan saya bagikan pada kalian adalah ucapan-ucapan kan yang sering terdengar saat kita mendaki gunung yuk langsung saja let's go. jika Biasanya kita mendaki gunung itu secara bersama-sama pastinya juga kita berjalan secara berbaris nah biasanya kata-kata ini pasti keluar nih yaitu “ Masih lama gak ”  nah biasanya kata-kata masih lama enggak ini muncul untuk orang-orang yang berada di barisan belakang.  pastinya orang itu sudah merasa kecapekan tuh pasti hehehe.  dan juga  sama jenisnya kata Masih lama nggak pastinya ada juga yang meluncurkan kata-kata “masih jauh gak”  kata masih jauh nggak ini juga pastinya sering keluar atau sering kita dengar ketika kita mendaki gunung  sudah bicara begitu xixixi Nah kalau kita bertemu orang lain yang tidak dikenal pastinya kita sering bertanya atau meluarkan kalimat seperti ini “pos berikutnya masih jauh mas?”  biasanya ora...