Langsung ke konten utama

Coba 7 Tips Berikut agar Kamu Tidak Tersesat atau Hilang di Gunung

 Kegiatan alam bebas seperti mendaki gunung dewasa ini sangat digandrungi. Remaja, dewasa, bahkan orang tua banyak yang melakukan kegiatan alam bebas ini.

Meningkatnya minat masyarakat untuk mendaki gunung seharusnya diimbangi dengan berkembangnya pengetahuan tentang pendakian, sehingga kejadian-kejadian tak diinginkan, misalnya tersesat atau hilang, dapat dihindari.

Untuk menambah referensi tentang pendakian, kali ini saya akan memberikan beberapa tips agar kita tidak tersesat atau hilang di gunung.


1. Gunakan jalur resmi

Mengunakan jalur pendakian yang resmi merupakan salah satu cara mengurangi kemungkinan untuk tersesat atau hilang di gunung.

Dibanding jalur tidak resmi, jalur resmi lebih lebih jelas. Selain itu di jalur resmi ada base camp tempat kita bisa menggali informasi tentang jalur itu. Saat mengalami masalah, pihak base camp akan siap sedia untuk menolong kita. (Makanya selalu pastikan untuk melakukan registrasi sebelum mulai mendaki.)


2. Jangan mendaki seorang diri dan berangkatlah bersama orang yang berpengalaman

Cara lain yang bisa dipakai untuk menghindari risiko tersesat atau hilang di gunung adalah tidak berangkat seorang diri dan memastikan bahwa kita berangkat bersama orang yang berpengalaman. Semisal kamu mengalami masalah, setidaknya kamu punya seorang teman yang akan menolong sebelum tim SAR datang.

Orang berpengalaman yang diajak bisa teman atau saudara sendiri yang sudah pernah mendaki lewat jalur yang sama. Kalau ada, kita juga dapat menggunakan jasa pemandu lokal yang pastinya betul-betul paham tentang jalur itu.


3. Manfaatkan GPS

Agar tidak tersesat atau hilang di gunung, kita dapat menggunakan perangkat penerima GPS. Kalau tidak ada, kita juga dapat menggunakan aplikasi GPS offline yang dapat dibuka dengan ponsel pintar, misalnya ViewRanger, Polaris, Mavic Pro, GPX Viewer yang memiliki fitur perekam jejak alias trail record.

Beberapa aplikasi seperti ViewRanger juga memberi kita kesempatan untuk mengunduh jalur pendakian yang bisa dijadikan pedoman saat bertualang.

pendakian gunung slamet via penakir

4. Lakukan riset tentang jalur pendakian

Sebelum mendaki alangkah baiknya kalau kita melakukan riset kecil-kecilan tentang jalur yang akan ditempuh. Caranya bisa macam-macam, bisa dengan bertanya pada pihak base camp, menjelajahi internet, dll.

Paling tidak, setelah mencari tahu informasi tentang jalur itu, kita bisa memperkirakan apa yang akan kita hadapi saat melakukan pendakian.


5. Selalu bersama rombongan

Dalam banyak kasus orang tersesat atau hilang di gunung karena mereka terpisah dari rombongan. Jadi, usahakanlah untuk selalu (berjalan) bersama rombongan, baik saat naik ataupun turun.

Jangan merasa diri sebagai orang yang paling bisa lalu memisahkan diri dari rombongan. Itu tidak akan bermanfaat. Lagipula, mendaki gunung itu lebih asyik kalau bersama-sama.


6. Mendakilah di siang hari

Melakukan pendakian di malam hari sangat tidak dianjurkan. Bagi manusia, malam adalah saat untuk beristirahat. Selain itu, pendakian malam juga mesti dihindari sebab di rimba juga hidup hewan buas nokturnal yang—namanya saja nokturnal—beraktivitas di malam hari.

Selain itu, pada malam hari tumbuhan akan menyerap oksigen sehingga kadarnya akan semakin tipis. Padahal aktivitas seperti mendaki membutuhkan banyak oksigen. Hal lain yang membuat mendaki di malam hari harus dihindari adalah terbatasnya pandangan, gelap, sehingga akan lebih sulit bagi kita untuk mengenali medan.

7. Ukur kemampuan diri

Agar tidak tersesat atau hilang di gunung, jangan memaksakan diri. Memaksakan diri itu sama saja artinya dengan membahayakan diri sendiri. Lagipula, jika kita mendaki gunung untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari, akan lucu kalau akhirnya kita bukannya jadi santai tapi malah tambah penat. Ingat: gunung itu tidak ke mana-mana. Dia di situ saja dan takkan pindah.

Semoga tips-tips di atas dapat bermanfaat bagi kita semua. Semoga dengan tulisan ini tak ada lagi orang yang tersesat atau hilang di gunung. Salam lestari!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pilihan Tempat Camping Keluarga di Bandung.

  Siapa nih yang akhir tahun ini akan berlibur bersama keluarga? camping keluarga? kenapa tidak? bisa banget dilakukan loh gengs. Wisata Camping keluarga sekarang sedang banyak digandrungi oleh seluruh kalangan. Pasalnya, camping keluarga ini dapat dilakukan tidak hanya di Gunung saja, tetapi di camping ground yang ada di sekitar kita. Coba, yuk saya tunjukin beberapa rekomendasi tempat yang cocok untuk camping keluarga di Bandung. Gunung Putri, Lembang Anak gaul Bandung pasti tau nih gunung putri, lembang. Di lembang, ada sebuah tempat camping yang dinamakan gunung Putri. tempat ini cocok sekali untuk kalian yang ingin bercamping ria bersama keluarga, kenapa? suasana gunung nya sudah jelas tidak perlu diragukan lagi, udara pegunungan pun mantap sekali, dan ditemani pemandangan  city light  yang indah pun menjadi daya tarik tersendiri loh Areingers. Tempatnya pun tidak terlalu sulit di jangkau. Tempat parkir baik untuk motor atau mobil pun tersedia. Jadi ini merupakan tem...

Bukti Kekayaan di Tanah Papua, Danau Sentani.

  pernahkah kalian ke Wilayah Indonesia paling Timur, Papua? Tanah papua memang sangat mengesankan, langit yang berbeda di banding wilayah Indonesia manapun, bukan hanya itu. Sumber daya Alam yang sangat indah ini menjadi daya tarik bagi semua orang, tidak hanya orang Indonesia loh, Wisatawan Internasional pun berdatangan ke Papua hanya untuk menikmati kekayaan alam Indonesia ini. Di tanah Papua, Danau Sentani merupakan salah satu keindahan alam yang patut dinikmati selain Raja Ampat ya Areingers. Jadi jangan cuma kenal Raja Ampatnya saja nih.. masih banyak keindahan alam di tanah Papua. Danau sentani berada tidak hauh dari ibu kota Papua. Danau sentani memiliki luas 9.360 hektar dengan ketinggian 75 MPDL. dan yang mengesankan adalah dikelilingi oleh 22 pulau yang sangat indah, biru nya air di danau ini menjamin kenikmatan yang hakiki untuk kalian  Apa saja yang bisa kalian lakukan di kawasan Danau Sentani? Bukan hanya berenang atau bermain di sekitar danau loh areingers. Kali...

KALIMAT YANG BIASA DI DENGAR SAAT NAIK GUNUNG.

Nah teman-teman saya ingin sharing lagi nih tentang pengalaman saya mendaki gunung tapi yang akan saya bagikan pada kalian adalah ucapan-ucapan kan yang sering terdengar saat kita mendaki gunung yuk langsung saja let's go. jika Biasanya kita mendaki gunung itu secara bersama-sama pastinya juga kita berjalan secara berbaris nah biasanya kata-kata ini pasti keluar nih yaitu “ Masih lama gak ”  nah biasanya kata-kata masih lama enggak ini muncul untuk orang-orang yang berada di barisan belakang.  pastinya orang itu sudah merasa kecapekan tuh pasti hehehe.  dan juga  sama jenisnya kata Masih lama nggak pastinya ada juga yang meluncurkan kata-kata “masih jauh gak”  kata masih jauh nggak ini juga pastinya sering keluar atau sering kita dengar ketika kita mendaki gunung  sudah bicara begitu xixixi Nah kalau kita bertemu orang lain yang tidak dikenal pastinya kita sering bertanya atau meluarkan kalimat seperti ini “pos berikutnya masih jauh mas?”  biasanya ora...